Pengumuman

05 Mei 2019, 16:49:12 WIB, 342 Kali dilihat Bambang Sukoco, Kategori : Berita

Setelah lebih dari satu tahun menempati eks kantor Bapeda yang berada di Jalintim Km 35 Indralaya-Kayuagung, tidak lama lagi Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir segera menempati kantor yang baru di lokasi Jalinsum Indralaya-Prabumulih Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten OI.

Ini disampaikan Kepala Kejari Ogan Ilir Adi Tyogunawan, Rabu (29/5) saat dibincangi di ruang kerjanya. Dijelaskannya, secara fisik bangunan kantor Kejari Ogan Ilir yang dibangun diatas lahan seluas lebih kurang dua hektar tersebut, pengerjaan tinggal menyisakan proses perapiannya saja.


 "Sementara teknis lainnya berupa listrik, koneksi wifi dan lain sebagainya sudah tersedia. Ya kemungkinan habis lebaran kantor yang baru sudah bisa ditempati. Namun, tentunya kita masih menunggu instruksi dari pusat," ujar Kepala Kejari Ogan Ilir Adi Tyogunawan.


 Adi menambahkan, sekiranya nanti sudah menempati perkantoran yang baru, ia menginginkan kantor Kejari Ogan Ilir yang lama diarahkan untuk ruang persidangan. Mengingat, selama ini Kabupaten Ogan Ilir kan belum memiliki kantor Pengadilan Negeri (PN).

Jadi apabila terkait sedang masalah persidangan, masih diarahkan ke Pengadilan Negeri Kayuagung.

"Sekiranya nanti bila sudah pindah dan menempati kantor baru, diarahkan untuk ruang persidangan berada di kantor Kejari lama yang berada di Jalintim Km 35 Indralaya-Kayuagung," ujar Adi Tyogunawan. Saat disinggung mengenai penindakkan kasus pidana di Kabupaten Ogan Ilir sepanjang tahun 2018-2019, didominasi kasus narkotika.


"Di Ogan Ilir, kasus tertinggi adalah kasus narkotika. Pelakunya sebagian didominasi kalangan anak-anak dibawah umur," ujar Kepala Kejari Ogan Ilir seraya menyebut untuk pelaku yang tergolong anak-anak tidak dilakukan penahanan.Melainkan, tetap dilakukan proses hukum. "Dari awal memang tidak ditahan. Tapi tetap dilakukan proses hukum," jelasnya.



 Sementara untuk remisi tahanan, dijelaskan Kepala Kejari Ogan Ilir, biasanga usai pelaksanaan shalat Ied berjamaah akan ada petunjuk mengenai remisi tahanan. "Karena ini merupakan program Kemenkumham, biasanya setiap idul fitri dan 17 Agustus para tahanan diberikan remisi," ujar Kepala Kejari Ogan Ilir.



 





Komentar
Bambang Sukoco
12 Juni 2019

mantap pak kajari